Namun perjalanan Kroasia di turnamen empat tahunan tersebut juga sempat terganggu oleh beberapa isu, dimulai dari skandal korupsi Zdravko Mamic, figur kuat sepak bola Kroasia dan mantan Wakil Presiden HNS (Federasi Sepakbola Kroasia), hingga Nikola Kalinic yang harus pulang lebih awal.
Pulangnya pemain berusia 30 tahun itu dipicu oleh Kalinic yang berulah saat menolak bermain di lima menit terakhir saat Kroasia unggul 2-0 melawan Nigeria di laga pertama grup D Piala Dunia 2018. Alasannya karena cedera punggung. Zlatko Dalic akhirnya memainkan Marko Pjaca yang sebenarnya bukanlah seorang striker.
Nikola Kalinic refuses World Cup silver medal https://t.co/iegZaySBsy pic.twitter.com/rmU8VSFUN7— Mirror Football (@MirrorFootball) July 20, 2018
Kini setelah Kroasia sukses menjadi runner up, setiap pemain yang terdaftar memang berhak untuk mendapatkan satu medali, namun kini seperti dilansir Daily Mail, Kalinic dikabarkan menolak untuk menerima medali tersebut dan mengatakan 'Terima kasih, tetapi saya tidak bermain di Rusia.'
Meski gagal menjadi juara dan harus membiarkan Prancis memenangkan Piala Dunia keduanya, Kroasia boleh berbangga karena mereka sukses memperbaiki catatan prestasi di Piala Dunia, sebelum sukses menjadi juara kedua, prestasi tertinggi yang pernah mereka torehkan adalah menjadi juara ketiga di tahun 1998.
Nikola Kalinic has announced that he rejected the silver medal he was offered after Croatia finished 2nd place in the #WorldCup. His reason was “I did not play in Russia”.— TheMilanBible (@TheMilanBible) July 20, 2018
Kalinic was sent home after he refused to come on as a substitute during a game. pic.twitter.com/jtwv1ohxy6
Sementara untuk Kalinic, selain gagal memperkuat negaranya di Rusia, masa depannya bersama AC Milan juga dikabarkan tak aman. Ia bahkan diprediksi akan segera hengkang dan dijual ke Atletico Madrid.
Sumber
